Organisasi Pepadi

Persatuan Pedalangan Indonesia

'' Pedalangan Indonesia '' (Pepadi) adalah organisasi profesi boneka , kepala sekolah , swarawati dan pejalan kaki di Indonesia . Saat ini ada 24 komisi di daerah tersebut.
Pepadi dimulai pada tanggal 14 April 1971 . Setiap lima (5) tahun akan diselenggarakan oleh Majelis Nasional (Munas) untuk mengkonsolidasikan administrator baru.
https://id.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Pedalangan_Indonesia
PEPADI adalah organisasi profesi yang independen, beranggotakan para dalang, pengrawit, swarawati, pembuat wayang dan perorangan yang memenuhi persyaratan tertentu. 
radaronline.co.id/2015/05/21/ketua-umum-pepadi-periode-2015-2020-resmi-dilantik/
PEPADI adalah organisasi profesi yang independen, beranggotakan para dalang, pengrawit, swarawati, pembuat wayang dan perorangan yang memenuhi persyaratan tertentu. Disebut organisasi profesi karena PEPADI mewadahi kegiatan seni pedalangan yang merupakan keahlian berkesenian khusus, sebagai sarana pengabdian dan peningkatan kualitas hidup para seniman pewayangan dan pedalangan. Disebut independen karena PEPADI merupakan organisasi seni pewayangan dan pedalangan yang merupakan milik dari semua golongan, aliran dan seluruh masyarakat Indonesia.
PEPADI didirikan oleh Jendral Surono yang pada waktu itu menjabat sebagai PANGKOWILHAN II (Jawa Madura) pada tanggal 14 April 1971 dalam musyawarah pedalangan se-Jawa dan Madura di Yogyakarta sebagai organisasi pedalangan yang bersifat Nasional.
Sebelumnya Jendral Surono telah mendirikan organisasi pedalangan yang bersifat regional bernama GANASIDI (Lembaga Pembina Seni Pedsalangan Indonesia) pada tanggal 12 Juli 1969 pada waktu beliau menjabat sebagai PANGDAM VII Diponegoro.
Dalam Musyawarah Nasional PEPADI di Yogyakarta tanggal 31 Juli 1975 diputuskan mengubah organisasi pedalangan yang bersifat kedaerahaan menjadi bersifat Nasional sehingga GANASIDI secara bertahap meleburkan diri menjadi PEPADI.
PEPADI Pusat dalam kurun waktu 37 tahun telah dipimpin oleh :
1.    Sampurno, SH               1974 – 1999
2.    Drs. Solichin                   1999 – 2003
3.    Ekotjipto, SH                   2003 – Sekarang
Pada tanggal 16-17 Desember 2008 telah diselenggarakan MUNAS PEPADI V di Yogyakarta dan menetapkan kembali Ekotjipto, SH untuk memimpin PEPADI masa bakti 2008-2013.
PEPADI saat ini telah menjadi organisasi yang besar, memiliki kantor di 24 Provinsi dan ratusan Kabupaten/Kota
http://festivalwayangindonesia.blogspot.co.id/p/pepadi.html

Komentar

Wayang Kulit Gagrak Surakarta

Wayang Kulit Gagrak Surakarta
Jendela Dunianya Ilmu Seni Wayang

Jika Anda Membuang Wayang Kulit

Menerima Buangan Wayang Kulit bekas meski tidak utuh ataupun keriting, Jika anda dalam kota magelang dan kabupaten magelang silahkan mampir kerumah saya di jalan pahlawan no 8 masuk gang lalu gang turun, Jika anda luar kota magelang silahkan kirim jasa pos atau jasa gojek ke alamat sdr Lukman A. H. jalan pahlawan no 8 kampung boton balong rt 2 rw 8 kelurahan magelang kecamatan magelang tengah kota magelang dengan disertai konfirmasi sms dari bapak/ ibu/ sdr siapa dan asal mana serta penjelasan kategori wayang kulit bebas tanpa dibatasi gagrak suatu daerah boleh gaya baru, gaya lama, gaya surakarta, gaya yogyakarta, gaya banyumasan, gaya cirebonan, gaya kedu, gaya jawatimuran, gaya madura, gaya bali, maupun wayang kulit jenis lain seperti sadat, diponegaran, dobel, dakwah, demak, santri, songsong, klitik, krucil, madya dll

Postingan Populer