Organisasi Anak Wayang Indonesia

Organisasi Anak Wayang Indonesia 
Alamat: Jl.Bakung No.16 Baciro Gondokusuman
Situs: http://www.anakwayangindonesia.org/organisasi/
Nomer Handphone: +62 274 561197
Sejarah 
Anak Wayang Indonesia berdiri di Yogyakarta pada tanggal 10 November 1998 oleh beberapa anak muda yang tergerak untuk meyumbangkan kemampuannya memberi tambahan bagi kegiatan anak – anak di kampung urban.
Pada awal berdirinya Anak Wayang Indonesia hidup bersama anak kampung di wilayah Mergangsan Kidul Yogyakarta. Pendekatan dengan prinsip “bermain adalah belajar dan belajar adalah bermain bagi anak” membuat mereka tertarik untuk selalu bermain ke sanggar.
Proses ini dilakukan dengan beberapa pendekatan seperti teater, menggambar, berkunjung, menonton pentas, dll. Akhirnya anak – anak muda tadi memutuskan untuk mengembangkan AWI dengan serius sebagai sebuah lembaga nirlaba (pada saat itu berbentuk yayasan).
Perubahan itu membawa Anak Wayang Indonesia untuk memperluas daerah dampingan ke beberapa kampung seperti Goren, Sentanan, Kajen, Tirto, Gedongan, Jeron Tabak, Sembungan (Bantul) pada tahap awal.
Tahap selanjutnya, AWI melakukan program pendampingan di wilayah Pakelrejo, Mergangsan , Juminahan dan Pendowo Bantul Yogyakarta. Pada perkembangannya, Yayasan Anak Wayang Indonesia membubarkan diri dan membentuk kembali dalam bentuk Lembaga Anak Wayang Indonesia. Kami disyahkan Notaris Giri Kusumo Hadi SH dengan akta no 06 (enam) tanggal 24 Juni 2009 sebagai Lembaga Anak Wayang Indonesia.
Saat ini Anak Wayang Indonesia mempunyai 3 wilayah pendampingan yaitu
Kampung Juminahan
Kampung Jagalan
Kampung Ledok Tukangan
Ketiga kampung tersebut terletak bantaran sungai Code dan tepat di pusat kota Yogyakarta, Divisi
Anak Wayang Indonesia akan merealisasikan Visi dan Misi dengan membentuk dua divisi yaitu Divisi Pendampingan.
Divisi Kajian
A. Divisi Pendampingan Deskripsi
Divisi pendampingan melakukan kegiatan pendampingan anak, remaja dan masyarakat secara berkelanjutan dan edukatif demi pemenuhan hak anak di masyarakat.
Sasaran divisi ini adalah anak dan masyarakat. Penerima manfaat dari kegiatan pendampingan kami adalah anak , remaja, dan keluarga.Kegiatan 
Kegiatan pendampingan kami mensasar pada anak-remaja kampung urban. Anak-remaja kampung adalah anak-remaja yang hidup dan berinteraksi di sekitar wilayah (urban) tempat tinggal yaitu rumah, tetangga, dan kampung.
Anak Wayang Indonesia mendampingi anak berumur 0 sampai 18 tahun. Pendampingan Anak Wayang Indonesia bersifat daily life education (pendampingan setiap hari) dengan memanfaatkan waktu luang anak. Pelaksanaan kegiatan pendampingan menggunakan prinsip bermain adalah belajar dan belajar adalah bermain bagi anak. Kegiatan regular divisi pendampingan menggunakan sanggar (shelter) dan ruang-ruang publik di wilayah kampung. sebagai rumah bermain dan berkreatifitas anak.
B. Divisi Kajian Deskripsi
Divisi ini membangun inisiatif kelompok penerima manfaat dan masyarakat luas agar memperhatikan dan memenuhi hak anak. Divisi ini mengkaji konsep anak dan mengembangkan konsep mengenai pemenuhan hak anak. Divisi ini mempunyai sifat kegiatan mensosialisasikan wacana hak anak masayarakat umum.
Sasaran divisi ini adalah kelompok penerima manfaat dan masyarakat umum yang terdiri dari orang dewasa, sekolah, akademisi, LSM, partai politik, dan pemerintah. Kegiatan 

Divisi kajian adalah merealisasikan visi dan misi lembaga dengan penelitian, pendidikan wacana pada kelompok penerima manfaat, pendidikan publik (Seminar, Focus Group Discussion, training, Workshop), pertunjukan publik, pembuatan film anak,pembuatan media kampanye dan penerbitan.

Komentar

Wayang Kulit Gagrak Surakarta

Wayang Kulit Gagrak Surakarta
Jendela Dunianya Ilmu Seni Wayang

Jika Anda Membuang Wayang Kulit

Menerima Buangan Wayang Kulit bekas meski tidak utuh ataupun keriting, Jika anda dalam kota magelang dan kabupaten magelang silahkan mampir kerumah saya di jalan pahlawan no 8 masuk gang lalu gang turun, Jika anda luar kota magelang silahkan kirim jasa pos atau jasa gojek ke alamat sdr Lukman A. H. jalan pahlawan no 8 kampung boton balong rt 2 rw 8 kelurahan magelang kecamatan magelang tengah kota magelang dengan disertai konfirmasi sms dari bapak/ ibu/ sdr siapa dan asal mana serta penjelasan kategori wayang kulit bebas tanpa dibatasi gagrak suatu daerah boleh gaya baru, gaya lama, gaya surakarta, gaya yogyakarta, gaya banyumasan, gaya cirebonan, gaya kedu, gaya jawatimuran, gaya madura, gaya bali, maupun wayang kulit jenis lain seperti sadat, diponegaran, dobel, dakwah, demak, santri, songsong, klitik, krucil, madya dll

Postingan Populer