Kisah Dewi Satyawati[Dewi Ambarwati] Madya Purwa

Anglingdarma (Jilid II)
lukisan kesedihan Anglingdarma karena Setyawati istrinya menceburkan diri ke dalam api. Ketika Anglingdarma berada di atas panggung perapian Setyawati, ia didatangi oleh Dewi Uma dan Dewi Ratih yang membujuknya untuk menikah lagi, tetapi ditolak. Selanjutnya, dikisahkan tentang belibis putih jelmaan Retnawinata yang ditemukan oleh Jaka Bedhug. Belibis putih itu dibawa ke desa tempat Jaka Bedhug sehingga mendatangkan kemakmuran dan kesejahteraan. Pada akhir cerita, dikisahkan tempat pertemuan belibis putih dengan Ambarawati, dan perjodohan Ambarawati dengan Anglingdarma.
http://nusantara.dl.uni-leipzig.de/receive/PakualamanBook_islamhs


Komentar

Wayang Kulit Gagrak Surakarta

Wayang Kulit Gagrak Surakarta
Jendela Dunianya Ilmu Seni Wayang

Jika Anda Membuang Wayang Kulit

Menerima Buangan Wayang Kulit bekas meski tidak utuh ataupun keriting, Jika anda dalam kota magelang dan kabupaten magelang silahkan mampir kerumah saya di jalan pahlawan no 8 masuk gang lalu gang turun, Jika anda luar kota magelang silahkan kirim jasa pos atau jasa gojek ke alamat sdr Lukman A. H. jalan pahlawan no 8 kampung boton balong rt 2 rw 8 kelurahan magelang kecamatan magelang tengah kota magelang dengan disertai konfirmasi sms dari bapak/ ibu/ sdr siapa dan asal mana serta penjelasan kategori wayang kulit bebas tanpa dibatasi gagrak suatu daerah boleh gaya baru, gaya lama, gaya surakarta, gaya yogyakarta, gaya banyumasan, gaya cirebonan, gaya kedu, gaya jawatimuran, gaya madura, gaya bali, maupun wayang kulit jenis lain seperti sadat, diponegaran, dobel, dakwah, demak, santri, songsong, klitik, krucil, madya dll

Postingan Populer